In an atmosphere of both worry and wonder surrounding the use of AI, trust issues abound. Our 30-country report reveals regional differences in the level of excitement about advances in artificial intelligence, confidence in responsible use, and expectations of future impacts.
Laporan ini adalah hasil dari survei yang dilakukan di 33 negara oleh Ipsos melalui platform Global Advisor secara online dan, di India, melalui platform IndiaBus, antara hari Jumat, 25 Oktober dan hari Jumat, 8 November 2024. Untuk survei ini, Ipsos mewawancarai total 23.721 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas di India, 18-74 tahun di Kanada, Republik Irlandia, Malaysia, Filipina, Afrika Selatan, Turki, dan Amerika Serikat, 20-74 tahun di Thailand, 21-74 tahun di Indonesia dan Singapura, serta 16-74 tahun di negara-negara lainnya.
Laporan Ipsos Global Trends tahun ini, "In Search of a New Consensus: From Tension to Intention," menandai peringatan 10 tahun perjalanan survei ini. Berdasarkan 50.000 wawancara di 50 negara, yang mewakili 75% populasi global dan 90% PDB global, laporan ini mengidentifikasi sembilan tren utama yang memengaruhi masyarakat dan pasar di seluruh dunia.
Dukungan luas untuk melarang media sosial bagi anak-anak di bawah 14 tahun dan pengakuan bahwa anak-anak saat ini menghadapi lebih banyak kesulitan. Report ini mencakup 30 negara yang meneliti sikap terhadap pendidikan.
Survei Ipsos terbaru mengenai AI Monitor 2024 mengungkap temuan menariknya tentang pemahaman, kepercayaan, serta ekspektasi masyarakat terhadap AI. Survei ini dilakukan terhadap 23.685 responden usia dibawah 75 tahun dari 32 negara, termasuk 500 responden Indonesia.
Ipsos kali ini membahas riset terbarunya mengenai perilaku konsumen global dalam menghadapi isu-isu lingkungan, sustainability, inflasi, kesehatan, dan masih banyak lagi.